Kategori
blog bola Liga Inggris

Prediksi Liga Premier Inggris – Leicester vs Liverpool

Liga Premier Inggris kembali digelar tengah pekan ini dengan salah satu laga seru antara Leicester vs Liverpool. The Foxes sedang mengalami tren menurun dengan serangkaian hasil negatif termasuk kekalahan telak dari Manchester City di akhir pekan lalu plus kasus penularan COVID-19 di dalam skuad yang mengakibatkan ditundanya dua laga. Sementara, the Reds juga mengalami penundaan laga akhir pekan lalu. Namun hal ini juga menguntungkan anak asuhan Jurgen Klopp.

Leicester vs Liverpool

Rabu, 29 Desember 2021, pukul 03.00 WIB

Stadion King Power

SERI 5.30 │LEICESTER 6.90 │LIVERPOOL 1.41

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Leicester vs Liverpool

The Foxes mulai mengalami fase penurunan musim ini setelah dua musim sebelumnya berada di papan atas. Usai meraih gelar Piala FA musim lalu, tim asuhan Brendan Rodgers sedang diuji dengan inkonsistensi akibat sejumlah pemain kuncinya yang bergantian cedera. Krisis COVID-19 kian memperburuk performa Leicester. Tak heran jika mereka kini masih berkutat di papan tengah klasemen sementara.

Sementara, Liverpool masih stabil di tiga besar. Mo Salah dan kolega konsisten bersaing dengan Chelsea dan juara bertahan Manchester City dalam perburuan juara sejak awal musim. Mereka tak ingin kehilangan momentum dan kesempatan meraih gelar liga domestik ke 21 musim ini. Kedalaman skuad dan konsistensi performa The Reds akan diuji dalam beberapa pekan kedepan saat gelaran Piala Afrika dimulai di awal Januari. Laga ini akan menjadi bisa menjadi laga terakhir bagi Mo Salah, Sadio Mane dan Naby Keita sebelum berangkat memperkuat timnas mereka masing-masing di Kamerun.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, Brendan Rodgers masih belum bisa menurunkan delapan pemain andalannya. Mereka yang bakal harus menepi adalah dua bek sayap Ricardo Pereira dan Ryan  Betrand, Johhny Evans, James Justin, dua bek tengah Wesley Fofana, Caglar Soyuncu dan yang terbaru striker Patson Daka. Mau tak mau Daniel Amartey akan dipasang sebagai bek tengah mendampingi Jannik Vestergaard dalam formasi 4-5-1 atau 4-3-3. Kembalinya Jamie Vardy dan Kelechi Iheanacho diharapkan bisa mengimbangi lemahnya wilayah pertahanan dengan mencetak banyak gol. Sebuah pendekatan taktik yang bisa menjadi bumerang bagi Si Rubah ini seperti yang terjadi di laga Boxing day dimana mereka menyerah 6-3 dari Manchester City.

Di lain pihak, Liverpool juga kehilangan delapan punggawa mereka yang menderita COVID-19 seperti bek Virgil Van Dijk, Fabio Tavares, Curtis Jones, Andy Robertson yang harus menjalani akumulasi kartu, dan tiga nama lainya yang masih menderita cedera seperti Thiago Alcantara, Harvey Eliot dan Nate Phillips. Klopp kemungkinan besar akan kembali memasang Joe Gomez dan Ibrahim Konate atau Joel Matip lagi di barisan pertahanan. Sementara posisi bek kiri bakal diisi oleh pelapis Robertson, Kostas Tsimikas.

Perkiraan Susunan Pemain Leicester vs Liverpool

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Leicester
  • Schmeichel
  • Vestergaard
  • Albrighton
  • Amartey
  • Thomas
  • Winfred Ndidi
  • Youri Tielemans
  • Dewsbury-Hall
  • Madison
  • Harvey Barnes
  • Kelechi Iheanacho
  1. Liverpool
  • Alisson
  • Konate
  • Joel Matip
  • Tsimikas
  • Alexander-Arnold
  • Fabinho
  • Henderson
  • Naby Keita
  • Mo Salah
  • Mane
  • Diogo Jota

Prediksi Skor Leicester vs Liverpool

Partai seru akan terjadi di Villa Park kali ini dan tuan rumah akan berusaha meraih poin usai dua kekalahan beruntun. Pertemuan terakhir kedua tim di ajang Piala Liga Inggris yang berakhir seri namun mereka akhirnya takluk lewat adu penalty tersebut harus segera dilupakan. Tim tamu akan memiliki keuntungan fisik dengan skuad yang lebih bugar dan siap menghibur para fans nya dengan permainan ofensif diiringi pressing ketat khas The Reds. Mengingat kedua tim tidak akan turun dengan komposisi terbaiknya di lini belakang, hujan gol bisa terjadi lagi namun tim tamu akan dapat mencuri tiga poin disini dengan keunnggulan tipis. Skor akhir 3-2 untuk Liverpool.

Kategori
blog bola Liga Inggris

Leicester Akan Menjamu Sesama Tim Papan Bawah

Bukan laga yang melibatkan tim papan atas saja yang diprediksi akan berlangsung sengit. Tentunya hal seperti itu sudah sering tertanam dalam setiap benak para pecinta sepakbola. Dengan adanya banyak pemain berkualitas, kadang orang mengira sebuah laga bisa berlangsung dengan sengit. Sayangnya pendapat itu kadang tidak ada benarnya.

Artinya tidak semua laga yang didalamnya ada pemain hebat seperti Ronaldo ataupun Messi, berarti laga tersebut akan berlangsung sengit. Kadang pemain yang bahkan tidak pernah kita tahu namanya pun bisa membuat sebuah laga akan menarik. Laga yang melibatkan 2 tim papan bawahpun dijamin akan sangat menarik. Seperti laga yang mempertemukan Swansea City dengan Leicester City.

Yup mereka 2 tim yang kurang beruntung dalam musim ini. Berada dipapan bawah klasemen membuat laga antara tim ini diprediksi akan berlangsung sangat sengit. Dengan berada diposisi ke-16 dan 17 dari klasemen sementara, posisi mereka masih belum aman dari ancaman tim-tim yang dibawah mereka. Ke-2 tim inipun sama-sama mengemas poin yang sama yaitu 21 poin. Hanya beda 1 poin saja dari penghuni zona degradasi, Hull City yang mempunyai 20 poin.

Artinya jika Hull City bisa menang atas Liverpool, dan salah satu antara Swansea City ataupun Leicester City kalah, maka secara otomatis, yang kalah akan langsung menghuni zona degradasi. Belum lagi ancaman dari Crystal Palace yang hanya beda 2 poin saja. Dengan melihat kenyataan seperti ini, mau tidak mau, masing-masing harus berusaha sekuat tenaga agar bisa memenangkan pertandingan.

Pastinya mereka tidak mau jika tim mereka harus terdegradasi dan terpaksa tidak bisa mengikuti Liga Inggris pada musim depan. Inilah laga yang diberi label wajib menang oleh sang pelatih masing-masing. Swansea City mungkin tim yang kurang beruntung dibanding Leicester City. Dari 9 laga terakhir mereka dalam semua kompetisi, Swansea baru bisa mendapat 3 kali kemenangan dan 6 kali kekalahan. Sedangkan untuk tim asuhan Claudio Ranieri sendiri dari 8 kali laga terakhir mereka, Jamie Vardy dan kawan-kawan hanya mendapat 2 kali kemenangan, 2 kali hasil imbang dan 4 kali menderita.

Pada intinya ke-2 tim sama-sama punya rekor buruk dalam hal menang. Tapi saya yakin dengan ambisi besar mereka ingin menjauh dari zona degradasi, apapun akan mereka lakukan untuk bisa menang. Siapa yang akan menang? Hasil imbang sepertinya akan sangat realistis untuk hasil akhir laga mereka.

Taruhan seru di W88 Indonesia

Anda pecinta taruhan bola? nikmati pertandingan seru dan menarik dari banyak pertandingan sepak bola bola hanya di W88 mobile. Dapatkan juga tawaran serta bonus yang menarik dari kami.

Kategori
blog bola Liga Inggris

Ranieri Ingin Terus Bertahan di Inggris

Ranieri Ingin Terus Bertahan di Inggris

Claudio Ranieri musim lalu secara mengejutkan membawa Leicester City menjadi jawara Liga Inggris 2015/16. Kemampuan pria asal Italia ini pun sontak membuat banyak pihak yang memberi pujian. Menangani tim yang sama sekali tak diunggulkan, Ranieri membawa Leicester City musim lalu memenangi gelar Liga Inggris.

Dengan apa yang telah dilakukan oleh Ranieri pada musim lalu, beberapa waktu lalu ia ditetapkan sebagai pelatih terbaik versi FIFA. Penghargaan ini didapatkan oleh Ranieri lantaran berhasil membawa Leicester memenangi gelar Liga Inggris musim lalu dan juga membawa tim ini untuk kali pertama merasakan kerasnya persaingan di Liga Champions.

Musim lalu yang luar biasa nyatanya tak berjalan mulus untuk musim ini. Sejauh ini Leicester City harus puas berada dipapan tengah klasmen sementara. Kemampuan Leicester musim lalu tak dapat terulang sempuran setidaknya sejauh ini dan ini membuat spekulasi klub ingin menyudahi kerja pelatih asal Italia ini.

Kontrak Ranieri sendiri di Leicester masih sangat lama. Setidaknya hingga tahun 2020 nanti pria berkebangsaan Italia masih memiliki masa kontrak untuk melatih Leicester City. Memburuknya penampilan The Foxes dan hampir pasti tak dapat mengulang kesuksesan seperti musim lalu membuat spekulasi pemecetan Ranieri dalam waktu dekat.

Ranieri Ingin Terus Bertahan di Inggris

Kabar tentang ini memang masih hanya sekedar kabar lalu. Ranieri yang sudah menikmati keberhasilannya musim lalu bersama Leicester City tampaknya ingin terus berada di Inggris meskipun tak lagi bekerja menjadi manajer Leicester. Manajer Leicester lebi lanjut mengatakan bahwa ia baik-baik saja di Inggris dan naik turunnya penampilan dari sebuah tim merupakan hal yang wajar.

Ranieri sendiri berharap masih ingin terus tinggal di Inggris. Dinegara tersebut, Ranieri setidaknya mencatatkan rekor yang mungkin akan sulit untuk disamai oleh pelatih lain. Menangani klub papan tengah bahkan cenderung degradasi pada musim sebelumnya, Ranieri justru berhasil membawa Leicester City memenangkan gelar Liga Inggris musim lalu.

Kehebatan Ranieri juga adalah membuat pemain biasa sepreti Vardy dan Mahrez menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Vardy misalnya, pemain Leicester tersebut masuk dalam 10 besar Ballon d’Or musim lalu. Mahrez bahkan menyabet penghargaan sebagai pemain terbaik Afrika baru-baru ini.

W88 Indonesia

W88 Indonesia adalah pusat permainan taruhan olahraga online Indonesia. Ada banyak pertandingan olahraga dari seluruh dunia yang dapat dengan mudah anda mainkan pada situs kami.

Liga Champions yang menjadi olahraga perhatian seluruh dunia akan segera dimulai. Banyak pertandingan antar tim-tim terbaik Eropa akan saling bentrok dan menyajikan pertandingan seru. Saksikan keseruan Champions serta mainkan taruhan bola online melalui situs kami W88 Indonesia.