Kategori
blog bola Euro 2020

FIFA Puskas Award, Penghargaan Tahunan Gol Terbaik Dunia

FIFA Puskas Award merupakan penghargaan tahunan bagi gol terbaik dunia dan akan diumumkan bersamaan dengan ajang FIFA The Best tanggal 17 Januari nanti. 

Penghargaan tertinggi bagi gol terbaik di seluruh kompetisi di dunia ini baru diselenggarakan sejak tahun 2009. Para pemenangnya bukan hanya untuk para pesepakbola terbaik di kompetisi tersohor di Eropa namun mencakup gol yang terjadi di berbagai kompetisi di semua level di jagat bumi ini, baik itu sepakbola putra maupun putri. 

Uniknya, tak semua pemain kelas dunia pernah meraihnya, termasuk Lionel Messi. Penyerang Argentina ini boleh dinominasikan hampir di setiap tahunnya dan memegang rekor menjadi nominasi sebanyak tujuh kali, namun tidak pernah memenangkan sekalipun. Berbeda dengan Cristiano Ronaldo, Neymar, Zlatan Ibrahimovic, James Rodriguez atau bahkan Olivier Giroud dan Son Heung-min yang pernah meraih penghargaan ini. 

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

 

Syarat-syarat Gol di FIFA Puskas Award 

Tak semua gol indah bisa dinominasikan dalam penghargaan ini. Ada sejumlah persyaratan yang mendasari pemilihan gol-gol terbaik setiap tahunnya. Meskipun terkesan obyektif, FIFA tidak sembarangan menyeleksinya karena ada tim teknis dari para pelatih dan eks pemain dibalik proses seleksi tersebut. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi yaitu:

  • Proses terjadinya gol harus indah, dengan berbagai cara seperti teknik rabona, tendangan kalajengking, tendangan salto, aksi individu, kerjasama tim ataupun tendangan jarak jauh. 
  • Gol bukan merupakan hasil bola muntah atau pantulan balik pemain lawan, blunder pemain lawan, karena keberuntungan ataupun karena diuntungkan oleh posisi offside. 
  • Pencetak gol hanya berhak dinominasikan untuk satu gol saja per tahun, meskipun mencetak beberapa gol indah dalam satu tahunnya. 
  • Pencetak gol harus mendukung semangat fair play. 
  • Gol yang dinominasikan berasal dari kompetisi di segala level, baik divisi utama maupun di bawahnya, di turnamen sepakbola putra dan putri. 

Para Nominator 2021

Tiga nama telah diumumkan untuk edisi tahun 2021. Mereka adalah Erik Lamela, Mehdi Taremi dan Patrick Schick. 

Lamela mencetak gol dengan teknik rabona (menendang bola dengan salah satu kaki berada di posisi menyilang dibelakang kaki lainnya) saat masih memperkuat Tottenham musim lalu. Gelandang serang asal Argentina ini mencetak gol tersebut di laga derby London Utara melawan Arsenal di Liga Inggris. Nominator selanjutnya adalah striker FC Porto asal Iran, Mehdi Taremi yang mencetak gol dengan tendangan salto ketika timnya menantang Chelsea di babak perempat final Liga Champions. Sementara, salah satu pencetak gol terbanyak di Piala Eropa, Patrick Schick, mencetak gol indahnya lewat tendangan jarak jauh saat negaranya Republik Ceko membungkam tuan rumah Skotlandia 2-0.Pasang taruhan anda untuk laga-laga musim ini dengan gol-gol terbaik di link alternatif W88.

Mereka telah menyingkirkan delapan nominator lainnya yaitu 

Luis Díaz (COL) – Brazil v. Kolombia (CONMEBOL Copa América 2021)

2.Gauthier Hein (FRA) – Chamois Niortais FC v. AJ Auxerre (Liga Prancis Divisi 2 2020/21)

3.Valentino Lazaro (AUT) – Bayer Leverkusen v. Borussia Mönchengladbach (Bundesliga Jerman 2020/21)

4.Riyad Mahrez (ALG) – Zimbabwe v. Algeria (Babak kualifikasi Piala Afrika 2021) 

5.Sandra Owusu-Ansah (GHA) – Kumasi Sports Academy Ladies FC v. Supreme Ladies FC (Liga Premier Putri Ghana 2021)

6.Vangelis Pavlidis (GRE) – Willem II v. Fortuna Sittard (Liga Belanda 2020/21)

7.Daniela Sanchez (MEX) – Queretaro FC v. Atlético de San Luis (Liga sepakbola Putri Meksiko 2021)

8.Caroline Weir (SCO) – Manchester City WFC v. Manchester United WFC (Liga Super Putri FA 2021)

Pemenang FIFA Puskas Award Sebelumnya

Berikut ini adalah daftar gol-gol terbaik dunia sejak FIFA Puskas Award edisi perdana di tahun 2009.

2009 – Cristiano Ronaldo (Manchester United vs FC Porto di Liga Champions 2009)

2010 – Hamit Altintop (Turki vs Kazakhstan di babak kualifikasi EURO 2012 )

2011 – Neymar (Santos vs Flamengo di Liga Brazil Serie A 2011)

2012 – Miroslav Stoch (Fenerbahce vs Genclerbirligi di Liga Super Turki 2012)

2013 – Zlatan Ibrahimovic (di partai persahabatan antara Swedia vs Inggris)

2014 – James Rodriguez (Kolombia vs Uruguay di Piala Dunia 2014)

2015 – Wendell Lira (Goianesia vs Atletico Goaniense di kejuaraan regional wilayah Goiano Brazil 2015)

2016 – Mohd Faiz Subri (Penang vs Pahang di Liga Super Malaysia 2016)

2017 – Olivier Giroud (Arsenal vs Crystal Palace di Liga Inggris 2107)

2018 – Mo Salah (Liverpool vs Everton di Liga Inggris 2018)

2019 – Daniel Zsori (Debrecen vs Ferencvaros di Liga Hungaria 2019)

2020 – Son Heung-Min (Tottenham vs Burnley di Liga Inggris 2020)