Kategori
blog bola Liga Champions Liga Europa Piala Dunia

Gol Tandang yang Hilang di Kompetisi Elit 2022

Aturan gol tandang resmi dihentikan di kompetisi-kompetisi elite dunia di tahun  2022 setelah berlaku sekian lama, baik di Eropa ataupun wilayah Amerika Selatan. 

UEFA sebenarnya telah menghilangkan aturan gol tandang tersebut sejak awal musim ini. Badan sepakbola Eropa tersebut berpendapat demikian karena kondisi penularan COVID-19 di Eropa yang meningkat di tahun 2020 sehingga hampir seluruh pertandigan berlangsung tanpa penonton. Sehingga aturan tersebut tidak lagi relevan mengingat aturan tersebut dibuat agar tim tamu tetap tampil menyerang dan berusaha untuk mencetak gol. Saat ini atmosfir pertandingan baik di partai kandang dan tandang tak jauh berbeda karena adanya standarisasi bagi fans tim, tingkat kualitas stadion hingga fasilitasnya. 

Kini, giliran konfederasi sepakbola Amerika Selatan yang ikut memutuskan untuk menghilangkan aturan gol tandang. Kompetisi Piala Libertadores dan Sundamericana 2021 menjadi turnamen regional terakhir yang menggunakan aturan tersebut, yang menguntungkan juara bertahan Palmeiras di semifinal usai menyingkirkan Atletico Mineiro dengan agregat 1-1 (bermain 0-0 di kandang dan menahan lawan 1-1 di partai tandang).

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

 

Sejarah Gol Tandang di Kompetisi Antar Klub Elit

Aturan gol tandang diperkenalkan pertama kali oleh UEFA di dekade 1960an, tepatnya di Piala Winners musim kompetisi 1965/66 putaran kedua di pertandingan antara Budapest Honved asal Hungaria melawan Dukla Praha asal Cekoslovakia. Saat itu Piala Winners merupakan kompetisi antar klub Eropa kelas dua dibawah Liga Champions (atau dahulu disebut Piala Kejuaraan Eropa dan Piala Champion). Setelah itu, berurutan di dua musim berikutnya, gol tandang diberlakukan di Piala Fairs (setara dengan Liga Konferensi Eropa saat ini) pada musim 1966/67 dan di kompetisi antar klub tertinggi Piala/Liga Champions di musim 1967/68.

Sejak saat itu, gol tandang menjadikan laga-laga leg kedua di babak-babak yang menentukan di Liga Champions, Piala Winners dan Piala UEFA (sebelum kedua kompetisi tersebut dilebur menjadi satu yang merupakan benih Liga Eropa saat ini) kian seru dan dramatis mengingat satu gol tandang bernilai ganda. Bahkan di sejumlah edisi final Piala UEFA juga bergantung pada aturan ini untuk menentukan juara, terutama saat final masih menggunakan format tandang-kandang di musim 1971/72 hingga 2006/07.

Tercatat ada tiga edisi final yang begitu ketat sehingga harus mengandalkan aturan gol tandang ini, yaitu di musim 1976/77, 1979/80 dan 1991/92. Pada tahun 1977, Juventus diuntungkan dengan gol tandang saat kalah 1-2 dari Athletic Bilbao di leg kedua setelah unggul 1-0 leg pertama. Tiga tahun kemudian, Eintracht Frankfurt sukses menjadi kampiun usai menang 1-0 di laga kedua, sementara di leg pertama, mereka takluk 2-3 dari Gladbach. Sedangkan di  musim 1991/92, Ajax menjadi juara setelah hanya bermain seri tanpa gol di kandang sendiri usai menahan Torino 2-2 di partai pertama. Musim 2020/21 adalah musim terakhir diterapkannya aturan tersebut. Pasang taruhan anda di laga-laga Liga Eropa di link alternatif W88. 

Uniknya, CONMEBOL baru mengadopsi aturan ini baru saja di dua dekade silam, tepatnya di tahun 2005 dan diberlakukan hingga partai final hingga 2008, dimana saat itu klub asal Ekuador LDU Quito sukses menjadi jawara Amerika Latin usai membekuk Fluminense dari Brasil Debian skor 3-1 di kandang sendiri usai kalah 2-4 di laga tandang. Selanjutnya aturan tersebut hanya berlaku di babak knockout sampai semifinal saja sebelum diakhiri tahun lalu. 

Gol Tandang di Kompetisi Antar Negara 

Lalu apakah gol tandang sepenuhnya hilang dalam sepakbola? Tampaknya belum jika merujuk pada kompetisi antar negara. Babak playoff Piala Dunia 2022 nanti masih memberlakukan aturan ini, terutama di laga playoff internasional dan zona Afrika yang masih menganut sistem partai kandang-tandang. Untuk playoff zona Eropa, UEFA telah menggantinya dengan sistem satu laga bagi setiap tim di babak semifinal sebelum melaju ke final, yang juga dengan satu laga. 

Di zona Asia, untuk perebutan tiket menuju playoff internasional, peringkat ketiga terbaik dari masing-masing grup juga akan bertanding dengan sistem tandang-kandang. Aturan gol tandang juga masih berlaku disini. 

Pengganti Aturan Gol Tandang 

Sebagai penggantinya, maka dalam babak-babak dengan laga kandang-tandang, jika kedua tim sukses meraih kemenangan, maka jumlah gol aggregat yang akan dijadikan pertimbangan lebih dahulu untuk menentukan lolos tidaknya sebuah tim. Bila agregat gol masih sama, maka kedua tim harus melanjutkan hingga adu penalti untuk menentukan pemenang. Sistem ini sudah sempat diberlakukan oleh CONMEBOL sebelum tahun 2005.

Kategori
blog bola Liga Champions

Prediksi Liverpool vs AC Milan – 16 September 2021

Liverpool akan mendapatkan kunjungan dari lawan yang cukup berat di matchday pertama Grup B Liga Champions musim 2021/22. Skuat besutan Jurgen Klopp tersebut akan menjamu runner-up Serie A musim lalu, AC Milan di Anfield pada Kamis (16/09) dini hari WIB.

 

PASANG TARUHAN DI W88 SEKARANG

Tak bisa dipungkiri, kedua tim ini memiliki nama besar di kancah sepakbola Eropa. Liverpool adalah tim dengan koleksi enam trofi European Cup / Champions League sementara AC Milan telah memiliki koleksi tujuh gelar.

Namun, kedua tim baru pernah berjumpa di kancah Eropa sebanyak dua kali dan keduanya adalah partai final. Pada final Liga Champions 2005 di Istanbul, Liverpool mampu comeback sekaligus mempecundangi Rossoneri. Namun, pada final Athena 2007 giliran Milan yang mampu membungkam The Reds.

Liga Champions musim 2021/22 ini merupakan kali pertama bagi AC Milan berlaga di ajang ini setelah absen selama tujuh musim. Mereka tergabung di Grup B yang disebut sebagai grup neraka di musim ini karena dihuni oleh Atletico Madrid, Liverpool, dan FC Porto.

Kendati demikian, AC Milan tak harus merasa inferior. Sebab, mereka punya form yang cukup apik di awal musim ini. Sama seperti Liverpool, skuat asuhan Stefano Pioli masih belum terkalahkan dari tiga pertandingan liga domestik.

Prediksi Liverpool vs AC Milan

Bermain di Anfield tentu membuat Liverpool sedikit lebih diunggulkan pada laga ini. Namun, Jurgen Klopp dipastikan tidak bisa menurunkan Roberto Firmino karena menderita cedera. Selain Firmino, dua nama lain yang dipastikan bakal absen adalah Harvey Elliot dan Rhys Williams.

Kondisi tak jauh berbeda juga dialami oleh tim tamu. Pelatih Stefano Pioli dipastikan tidak bisa memainkan bomber gaek, Zlatan Ibrahimovic. Padahal, bomber asal Swedia ini bermain apik dan menyumbang satu gol pada laga terakhir menghadapi Lazio. Selain Ibrahimovic, dua nama lain yang dipastikan tak bisa turun merumput adalah Tiemoue Bakayako dan Rade Krunic. Kondisi Olivier Giroud pun cukup diragukan untuk bisa bermain.

Kondisi ini jelas kurang ideal bagi AC Milan untuk membawa pulang tiga poin dari Anfield. Di samping itu, Rossoneri juga punya rekor buruk ketika harus bertemu dengan klub-klub dari Inggris. Dari total 17 pertandingan melawan klub asal Inggris, mereka hanya meraih satu kemenangan, enam seri, dan 10 kali kalah.

Liverpool punya rekor tak terkalahkan dari 13 laga terakhir di semua kompetisi. Hal ini membuat kepercayaan diri anak asuh Jurgen Klopp berlipat ganda. Rumah taruhan seperti W88 Indo pun lebih menjagokan The Reds meraih kemenangan pada laga ini.

Prediksi skor: Liverpool 2-0 AC Milan

Peta Persaingan di UCL Musim Ini

Semenjak dilatih Jurgen Klopp, penampilan Liverpool tergolong sangat konsisten. Mereka sempat oleng di musim 2020/21 kemarin lantaran dihantam badai cedera. Namun, secara keseluruhan klub asal Merseyside ini tampil memuaskan.

Kedatangan Jurgen Klopp memang membangkitkan kans juara The Reds yang sempat memudar selama beberapa tahun. Bahkan, mereka hampir selalu menjadi tim unggulan di Premier League dan Liga Champions.

Kendati masuk ke dalam daftar tim unggulan, Liverpool harus siap bersaing dengan tim-tim raksasa Eropa lainnya. Ada Bayern Munchen yang masih terus tampil impresif kendati sedang dalam masa transisi usai pergantian pelatih. Kemudian, ada raksasa Prancis, Paris Saint-Germain yang baru saja merekrut lima pemain bintang sekaligus. Mereka adalah Georginio Wijnaldum, Achraf Hakimi, Lionel Messi, Sergio Ramos, dan Gianluigi Donnarumma.

Selain dua klub tersebut, jangan lupakan juga Manchester City yang masih terus mengincar gelar juara Liga Champions pertama mereka. Pep Guardiola memang tidak mendatangkan banyak pemain di musim panas kemarin. Mereka hanya merekrut satu pemain saja, Jack Grealish. Tapi kedatangan eks Aston Villa tersebut dinilai akan memberi dampak signifikan pada performa The Citizens.

Lalu, jangan lupakan juara bertahan musim lalu, Chelsea. Di bawah asuhan Thomas Tuchel, The Blues terus menerus menampilkan performa impresif, baik di pentas lokal maupun Eropa. Apalagi saat ini skuat mereka telah memiliki mesin gol baru dalam diri Romelu Lukaku.

Lukaku direkrut di musim panas tahun 2021 kemarin. Ia diboyong dengan harga 115 juta Euro dari Inter Milan.

Kategori
blog bola Liga Champions

Ancelotti Ragukan Arsenal Juara Liga Champions

Ancelotti Ragukan Arsenal Juara Liga Champions

Drawing Liga Champoins telah dilakukan. Klub-klub top Eropa sudah saling menatap laga yang akan dihelat pada tahun mendatang. Arsenal yang merupakan wakil dari Inggris akan berhadapan dengan Bayern Munchen yang mewakili dari Jerman. Ancelotti yang merupakan manajer Bayern mempunyai pandangan sendiri tentang siapa yang menjadi unggulan di Liga Champions.

Don Carlo baru bergabung ke Allianz Arena pada musim ini. Kedatangan mantan manajer Real Madrid ke klub tersebut adalah untuk menggantikan posisi Josep Guardiola yang pindah ke Manchester City. Manajer asal Italia tersebut memang sudah mempunyai segudang prestasi khususnya di Liga Champions. Misal pada 3 tahun lalu, pria yang juga pernah membawa AC Milan juara Liga Champions itu membawa Real Madrid memenangkan gelar paling prestisius itu untuk kali ke-10. Tak heran bahwa Bayern menunjuk pelatih ini untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Guardiola.

Pelatih asal Italia bicara tentang peluang timnya berlaga di Liga Champions kali ini. Bayern akan berhadaspan dengan Arsenal pada fase 16 besar nanti. Dari sejarah yang ada, Arsenal memang tidak diunggulkan karena dari beberapa tahun silam selalu gagal masuk fase 8 besar. Dari sejumlah kegagalan yang ada, Bayern Munchen menjadi salah satu tim yang mendepak klub asuhan Arsene Wenger.

Ancelotti Ragukan Arsenal Juara Liga Champions

Ancelotti berharap timnya pada Liga Champions kali ini setidaknya akan sampai final. Ia sendiri memilih 7 klub yang setidaknya mempunyai peluang yang besar untuk memenangkan gelar paling prestisius di Eropa tersebut. Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Manchester City, PSG, Juventus, dan terakhir adalah klub yang saat ini dibelanya, Bayern Munchen. Dari 7 tim tersebut, ia tidak memasukkan nama Arsenal yang bearti ia tidak yakin klub itu dapat juara Liga Champions musim ini.

Dari sejarah tim sendiri, Arsenal memang belum sekalipun memenagnkan penghargaan tersebut. Tim asuhan Wenger hanya meraih rekor terbaiknya hingga final. Kala itu tim ini harus kalah dari Barcelona pada partai final, dan rekor terbaik itu hingga kini belum kembali terulang. Periode saat ini banyak yang menilai Arsenal mirip dengan era suksesnya kala di final dahulu. Dengan Sanchez dan Ozil, banyak penggemar Arsenal berharap tim kesayangannya itu dapat bicara banyak di level Eropa.

W88 Indonesia

W88 Indonesia adalah pusat permainan taruhan olahraga online Indonesia. Ada banyak pertandingan olahraga dari seluruh dunia yang dapat dengan mudah anda mainkan pada situs kami.

Liga Champions yang menjadi olahraga perhatian seluruh dunia akan segera dimulai. Banyak pertandingan antar tim-tim terbaik Eropa akan saling bentrok dan menyajikan pertandingan seru. Saksikan keseruan Champions serta mainkan taruhan bola online melalui situs kami W88 Indonesia.

Kategori
blog bola Liga Champions

Napoli Ingin Balaskan Dendan Maradona Pada Madrid

Napoli Ingin Balaskan Dendan Maradona Pada Madrid

Drawing Liga Champions sudah dilakukan. 16 klub terbaik Eropa akan saling bentrok pada ajang paling prestisus di klub Eropa tersebut. Hal yang menarik dari hasil penarikan undian adalah bertemunya sang juara bertahan, Real Madrid melawan Napoli. Kedua tim memang sudah sangat lama tidak pernah saling tempur, terakhir adalah pada tahun 1988.

Tahun 1988, Liga Champions mempertemukan Real Madrid dengan Napoli. Klub asal Italia tersebut saat itu masih memiliki bintang sepakbola dunia, Diego Maradona. Pemain bintang asal Argentina tersebut ternyata tidak dapat tampil dimarkas sendiri, dan hasilnya adalah tim ini ditahan imbang 1-1. Skor agregat waktu itu adalah 3-1 untuk keunggulan Madrid.

Kenyataan pahit itu sangat memilukan. Maradona yang tidak dapat tampil kala itu harus menerima klubnya gagal ke fase berikutnya karena harus takluk dari Los Galacticos. Dan pertemuan kali ini menjadi ajang bagi Napoli untuk membayar dendan Maradona yang kala itu tak dapat membantu timnya di Liga Champions.

Napoli Ingin Balaskan Dendan Maradona Pada Madrid

El Real yang sejak dahulu memang dikenal sebagai jawara Eropa tak membuat Napoli gentar. Ivan Strinić yang merupakan salah satu pemain Naples itu memberikan padangannya tentang pertemuan timnya dengan Madrid. Menurutnya memang bukan hal yang mudah untuk mengalahkan Ronaldo dkk, namun bukan berarti hal itu tidaklah mungkin.

Strinic menyadari bahwa Madrid merupakan tim yang teramat bagus. Secara perhitungan diatas kertas sendiri Madrid unggul segalanya atas klub asal Italia tersebut. Meskipun secara statistik tidak diunggulkan, momen pertemuan ini ingin dimanfaatkan oleh para pemain Napoli untuk membayar lunas dendam terdahulu. Tentunya kemenangan itu ingin dipersembahkan untuk salah satu legenda terbesar sepakbola, Diego Maradona.

Sementara itu, El Real tengah menghadapi musim yang sangat baik. Di La Liga klub asuhan Zidane sejauh ini belum terkalahkan. Tim ibukota Madrid tersebut pun sukses berada dipuncak klasmen dengan selisih 6 poin dari sang posisi kedua, Barcelona. Kebahagian itu kembali bertambah kala pemain terbaiknya, Cristiano Ronaldo baru saja dinobatkan mememangkan Ballon d’Or untuk kali ke-4. Apakah Napoli sanggup menghadapi klub asal Spanyol ini?

Taruhan bola online W88 Indonesia

Taruhan online khususnya bola sangat menarik untuk dimainkan. Nikmati taruhan bola online menarik hanya di W88 indonesia. Banyak pertandingan seru dari seluruh dunia yang siap anda mainkan sebagai taruhan online di W88 Indonesia.

Kategori
blog bola Liga Champions

Cavani Klaim Timnya Layak Menang Lawan Arsenal

Cavani Klaim Timnya Layak Menang Lawan Arsenal

Paris Saint-Germain bermain imbang kontra Arsenal dalam pertandingan lanjutan Liga Champions. Skor akhir 2-2 menjadi skor penutup pada laga yang dilangsungkan di markas Arsenal tersebut.

Edison Cavani yang menajadi pencetak gol bagi PSG sekaligus gol pembuka pada laga tersebut menyebut timnya layak menang. Dari segala sektor memang tim tamu lebih unggul jika dibandingkan dengan tuan rumah.

Dilansir oleh Whoscored, Cavani dkk memang mencatatkan statistik dominasi penguasaan bola lebih baik dibanding The Gunners. Total tim tamu mendapatkan 53,6% berbanding 46,4% dari Arsenal. Selain penguasaan bola, PSG juga memenangkan total tembakan dimana tim asal Paris tersebut mencatatkan 14 tembakan berbading 5 yang dicatat oleh tuan rumah.

Meskipun hanya bermain imbang, Cavani tidak menyesalkan hasil akhir pada pertandingan tersebut. Ia menyebut timnya sudah bermain sebagaimana sebuah tim bermain dan telah menunjukkan permain terbaik pada pertandingan tersebut. Cavani pun senang melihat timnya tumbuh lebih baik dan semakin baik lagi khususnya melawan tim besar seperti Arsenal.

Cavani Klaim Timnya Layak Menang Lawan Arsenal

Selain Cavani, Lucas Moura yang merupakan rekan setim pemain asal Uruguay juga mengatakan hal yang sama. Menurut Moura yang merupakan pemain asal Brazil mengatakan bahwa timnya layak menang. Ia menyebut PSG harusnya bisa memenangkan pertandingan, namun pemain ini menyebut timnya kurang beruntung.

Meskipun gagal meraih kemenangan di markas Arsenal, Moura memuji penampilan timnya yang semakin baik. Permainan penuh intensitas membuatnya bangga atas apa yang telah dicapai oleh timnya. Selain hal tersebut ia juga melihat penampilan timnya pada pertandingan tersebut sangat baik meskipun harusnya lebih sempurna andai mendapatkan 3 poin dari markas Arsenal tersebut.

Pada pertandingan antara kedua tim, diwarnai oleh 2 gol bunuh diri dari masing-masing tim. Dari PSG Verrati melakukan gol bunuh diri, sedangkan dari Arsenal Alex Iwobi melakukan blunder yang mengakibatkan sebuah gol bunuh diri. Sisa 2 gol lainnya adalah dicetak oleh Cavani dan Olivier Giroud.

PSG pada pertandingan tersebut unggul terlebih dahulu, Arsenal yang ketinggalan nyatanya sanggup membalik keadaan menjadi 2-1. Usai unggul 2-1, PSG berhasil memaksa hasil akhir menjadi imbang 2-2. Pertandingan ini juga mengantarkan kedua tim lolos ke fase 16 Liga Champions.

Taruhan online di W88 Indonesia

Pecinta taruhan online, W88 Indonesia adalah situs terbaik bagi anda yang suka taruhan bola online. Pecinta bola yang ingin memasang taruhan untuk pertandingan menarik tersebut dapat mencoba bermain pada situs kami di W88 Indonesia. Ada banyak pertandingan seru dan menarik lainnya yang kami sediaka bagi anda pecinta taruhan online.

Kategori
blog bola Liga Champions Liga Inggris

Guardiola Akan Masukkan Toure Ke Liga Champions

Guardiola Akan Masukkan Toure Ke Liga Champions

Secara mengejutkan pada pekan ke-12 Liga Inggris Yaya Toure dimainkan sebagai starter oleh Pep Guardiola. Tentu saja ini adalah hal yang mengejutkan karena sejak hadir ke Etihad, Guardiola tidak pernah memainkan bahkan memasukkan nama Toure dalam skuat utama Manchester City khususnya di Liga Inggris.

Mendapatkan jam bermain, Toure sukses membayarnya dengan mencetak 2 gol sekaligus membawa timnya mengamankan 3 poin atas Cystal Palace. Skor akhir pada pertandingan tersebut berakhir 2-1 untuk kemenangan City, dengan ini The Citizens mengamankan posisi 3 klasmen. Jarak antara City dan pemuncak klasmen, Chelsea hanya terpaut 1 poin dan hanya kalah gol dengan Liverpool yang berada ditempat kedua.

Tentunya kemenangan ini adalah sesuatu dan penting, dan hadirnya Toure kembali membuat penggemar Citizens berharap Toure lebih sering mendapat jam bermain. Perselisihan antara Guardiola dan agen Toure membuat sang pemain harus terpinggirkan, kejadian itu bukan yang pertama. Saat masih di Barcelona, pemain ini pun harus tersingkir dari skuat utama saat Pep mengambil alih kursi manajer Blaugrana.

Guardiola Akan Masukkan Toure Ke Liga Champions

Setelah menang atas Palace, Guardiola tak sungkan memuji kegemilangan pemainnya tersebut. Mantan pelatih Bayern Munich dan Barcelona tersebut bahkan langsung memikirkan rencana kedepan di Liga Champions. Toure yang tidak masuk skuat dalam kompetisi terbesar di Eropa tersebut masih bisa didaftarkan andai City lolos ke fase 16 besar.

Sang manajer tak menampik akan membicarakan lagi tentang peluang Yaya Toure untuk kembali dimasukkan ke skuat City andai lolos ke fase 16 besar. Peluang tim asal Manchester tersebut untuk lolos fase berikutnya terbilang cukup mudah. Saat ini mereka berada ditempat kedua berada dibawah Barca, dan hanya menyisahkan pertandingan melawan tim yang satu tingkat dibawah level tim ini.

Memang tidak terlalu etis membicarakan peluang diatas kertas, namun materi pemain memang kadang menentukan. The Citizens harusnya dapat lolos grup dan masuk ke fase 16 besar. Andai itu terjadi, peluang Toure untuk memperkuat timnya berlaga dikompetisi tersebut sangat kuat. Pemain ini memang memiliki kemampuan diatas rata-rata yang akan sangat membantu tim kala berlaga di Liga Champions nanti.

W88 Indonesia

W88 Indonesia adalah pusat permainan taruhan olahraga online Indonesia. Ada banyak pertandingan olahraga dari seluruh dunia yang dapat dengan mudah anda mainkan pada situs kami.

Liga Champions yang menjadi olahraga perhatian seluruh dunia akan segera dimulai. Banyak pertandingan antar tim-tim terbaik Eropa akan saling bentrok dan menyajikan pertandingan seru. Saksikan keseruan Champions serta mainkan taruhan bola online melalui situs kami W88 Indonesia.

Kategori
blog Liga Champions

Tim-tim Besar Yang Tidak Ikut Liga Champions Musim Ini

Tim-tim Besar Yang Tidak Ikut Liga Champions Musim Ini

Menjadi bagian dari perhelatan Liga Champions sudah pasti membuat banyak klub tergiur. Selain bernilai prestisius, nilai hadiahnya juga sangat menggoda. Kebanggan tentunya bila klub bisa mewakili masing-masing liganya untuk tampil di ajang terbesar didaratan Eropa ini. Mereka akan berjuang sekuat tenaga untuk bisa meraih papan atas klasemen agar bisa tampil di Liga Champions. Walaupun ada tidak enaknya bagi klub yang bisa tampil. Jadwal bermain merekapun sudah dipastikan menjadi sangat padat. Karena selain harus bermain diliga mereka, mereka juga harus bermain di Liga Champions. Belum lagi jika mereka mengikuti kompetisi lain diluar itu.

Dalam setiap perhelatan Liga Champions sendiri kadang kita akan menemui tim-tim yang kurang lebih sama. Seperti Barcelona dan Real Madrid yang pasti selalu masuk dalam Liga Champions. Dan tentunya masih ada tim-tim lain yang biasanya selalu tampil. Tapi ada yang berbeda pada perhelatan Liga Champions dimusim ini, Ada beberapa tim yang biasa hadir, tapi kali ini mereka tidak bisa ikut dalam Liga Champion musim ini. Siapa saja tim-tim tersebut?

AJAX AMSTERDAM

tim-tim-besar-yang-tidak-ikut-liga-champions-musim-ini2

Ajax Amsterdam dipastikan tidak bisa lolos kepenyisihan grup Liga Champions musim ini setelah dikalahkan oleh FC Rostov dalam babak kualifikasi. Rostov sendiri masuk dalam perhelatan Liga Champion musim ini sebagai tim debutan baru yang tergabung dalam grup D bersama Atletico Madrid, Bayern Munchen dan PSV. Ajax menjadi tim yang sudah tidak ditakuti lagi dalam liganya terlebih penampilan mereka sudah menurun belakangan ini. Ajax pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Champions ditahun 1995.

AC MILAN

tim-tim-besar-yang-tidak-ikut-liga-champions-musim-ini3

Klub asal Italia, AC Milan ini sudah 3 musim terakhir ini tidak bisa lolos ke Liga Champions. Padahal tim besar ini selalu menjadi langganan pada era 90an sampai diawal tahun 2000an. Bahkan pada klasemen Serie A 2015/2016, AC Milan hanya mampu bertengger diposisi ke-7. Dan saat ini tim asuhan Vincenzo Montella sedang berada diposisi ke-3 klasemen sementara Serie A mengejar Juventus dalam bertengger dipuncak klasemen.

INTER MILAN

tim-tim-besar-yang-tidak-ikut-liga-champions-musim-ini4

Rival satu kota AC Milan, Inter Milan juga mengalami hal yang sama. Hanya mampu finish diposisi ke-4 klasemen akhir Seria A 2015/2016. Dan membuat tim yang bermarkas di Stadion San Siro ini tidak bisa hadir dalam perhelatan Liga Champions musim ini. Penampilan buruk mereka dimusim lalu menjadi penyebab gagalnya mereka menuju puncak klasemen walaupun memang susah untuk menundukkan kejayaan Juventus di Serie A.

MANCHESTER UNITED

tim-tim-besar-yang-tidak-ikut-liga-champions-musim-ini5

Tim asuhan Mourinho, Manchester United yang selalu langganan hadir di Liga Champions juga terpaksa absen dimusim ini. Ini karena mereka hanya mampu finish di posisi ke-5 Liga Inggris pada musim lalu. Sejak ditinggal oleh mantan pelatihnya Sir Alex Ferguson, United seakan kehilangan magisnya untuk tampil gemilang dalam laga. Dan ini terbukti pada musim ini yang masih bertengger di posisi ke-6. United pernah merasakan gelar juara Liga Champions pada tahun 2008 silam.

CHELSEA

tim-tim-besar-yang-tidak-ikut-liga-champions-musim-ini6

Penampilan Chelsea bahkan lebih parah dari Manchester United dimusim lalu. Hanya mampu finish di posisi ke-10 klasemen akhir Liga Inggris 2015/2016 membuat tim asuhan Antonio Conte ini tidak bisa lolos ke Liga Champions musim ini. Walau sekarang penampilan Chelsea lebih membaik dengan berada di posisi ke-2 klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

LIVERPOOL

tim-tim-besar-yang-tidak-ikut-liga-champions-musim-ini7

Sebagai tim yang berada dipuncak klasemen sementara Liga Inggris musim ini, Liverpool tidak bisa hadir dalam Liga Champions musim ini. Ini karena tim asuhan Jurgen Klopp tersebut hanya mampu finish diurutan ke-8 dari klasemen akhir dimusim lalu. Dengan pencapaiannya yang baik dimusim ini, bukan tidak mungkin tim ini bisa lolos dalam perhelatan Liga Champions pada m usim depan.

Taruhan liga Inggris online

Taruhan liga Inggris onilne dapat dengan mudah anda lakukan dengan mendaftarkan diri menjadi member w88 Indonesia. W88 memberikan layanan taruhan online dari banyak cabang olahraga, khususnya sepak bola.

Ikuti permainan yang disediakan pada situs kami, menangkan permainan dan raih juga bonus yang disedikan bagi anda.