Tim nasional Italia di bawah asuhan Roberto Mancini mencatatkan rekor impresif. Skuat berjuluk Gli Azzurri itu mampu melewati 30 pertandingan tanpa kekalahan sekaligus menyamai rekor pelatih legendaris, Vittorio Pozzo. Rekor tersebut dicatatkan anak asuh Mancini setelah menang tipis 1-0 atas Wales pada matchday ketiga Grup A Euro 2020, Minggu (20/06) malam WIB. Gol semata wayang yang tercipta pada laga itu dicetak oleh Matteo Pessina di menit ke-39.

Kemenangan tersebut bukan saja membuat Mancini menyamai rekor Vittorio Pozzo melainkan juga membuat Italia lolos ke babak 16 besar Euro 2020 dengan status juara grup. Dengan demikian, mereka akan menghadapi runner-up Grup C di fase knockout mendatang.

Catatan Emas Mancini bersama Italia

Roberto Mancini ditunjuk menangani timnas Italia pada 14 Mei 2018 lalu. Sejak diasuh oleh pelatih berusia 56 tahun itu, Gli Azzurri mampu menorehkan sederet hasil apik. Puncaknya, ia mampu menyami rekor 30 pertandingan tanpa kekalahan yang dimiliki oleh pelatih legendaris, Vittorio Pozzo.

Timnas Italia era Pozzo kala itu menorehkan rekor 30 laga beruntun tanpa kekalahan pada periode 1935 hingga 1939. Roberto Mancini pun berpeluang melewati rekor tersebut andai membawa timnya meraih kemenangan di babak 16 besar nanti.

Kendati demikian, mantan pelatih Manchester City ini memilih untuk merendah. Ia menyebut bahwa capaiannya masih berada jauh dari raihan Pozzo yang telah mempersembahkan banyak trofi.

“Pozzo mampu memenangi banyak trofi penting. Jadi kami masih berada jauh di bawah level itu,” ucap Mancini pasca laga melawan Wales.

Italia di era Vittorio Pozzo memang menjadi salah satu era keemasan negeri Pizza. Selama dilatih sejak tahun 1920 hingga tahun 1940-an, Pozzo mampu mempersembahkan dua gelar Piala Dunia yang membuatnya dicap sebagai sosok pelatih legendaris.

Mancini Enggan Bicara Peluang Juara Euro 2020

Italia sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar Euro 2020 bahkan sejak matchday kedua fase grup. Kini, mereka tinggal menunggu siapa yang akan menjadi lawan mereka di fase knockout tersebut. Gli Azzurri akan bertemu dengan runner-up klasemen akhir Grup C. Jika menilik klasemen sementara di grup itu, dua negara yang bakal menjadi lawan mereka salah satu dari Ukraina dan Austria.

Roberto Mancini mengantarkan timnya menjadi juara Grup A secara sempurna. Mereka meraih tiga kemenangan, mencetak tujuh gol, dan tanpa sekalipun kebobolan. Meski punya torehan apik selama fase grup, Mancini enggan berbicara lebih jauh mengenai peluang timnya menjuarai Euro 2020. Baginya, semua tim yang lolos ke babak 16 besar punya peluang yang sama untuk keluar sebagai juara.

“Setiap tim yang lolos ke babak 16 besar memiliki peluang untuk jadi juara Euro. Tentu, kami tidak boleh berpikir bahwa kami bisa memenangkan setiap pertandingan atau menerima begitu saja,” ujar Mancini.

Kendati menunjukkan kerendahan hati, tetap saja Italia pada akhirnya menjadi salah satu tim unggulan untuk menjadi juara Euro 2020 ini. Bukan tanpa alasan, torehan apik mereka dalam 30 pertandingan terakhir menjadi bukti nyata bahwa anak asuh Mancini memiliki potensi yang sangat luar biasa.

Apabila menilik beberapa rumah taruhan seperti W88, Italia memiliki saingan kuat untuk menjuarai Piala Eropa ini. Ada negara lain yang difavoritkan meraih trofi di akhir turnamen nanti yaitu Prancis, Jerman, dan Belgia.